Alko Magazine – Bandai Namco akhirnya mengumumkan Dragon Ball Xenoverse 3 setelah penantian panjang. Pengumuman ini datang hampir satu dekade setelah seri sebelumnya dirilis. Kabar tersebut langsung menarik perhatian komunitas penggemar Dragon Ball.
Sebelumnya, proyek game baru ini sempat muncul dengan codename Age 1000. Identitas game itu memicu banyak spekulasi sejak awal tahun. Sebagian pemain menduga proyek tersebut terkait kebangkitan Dragon Ball Online.
“Baca Juga: Netflix Bagikan Update Positif Film Gears of War”
Kini, misteri itu resmi terjawab melalui pengumuman langsung dari publisher. Bandai Namco memastikan proyek tersebut adalah Dragon Ball Xenoverse 3. Langkah ini menandai kembalinya salah satu seri Dragon Ball paling populer.
Seri Xenoverse dikenal karena pendekatan berbeda dibanding game Dragon Ball lain. Pemain tidak hanya mengikuti cerita utama. Mereka juga dapat masuk ke alur waktu Dragon Ball sebagai karakter buatan sendiri.
Kehadiran sekuel baru ini dianggap penting bagi pasar game anime. Dragon Ball masih menjadi merek besar dengan basis penggemar global. Karena itu, pengumuman ini memiliki dampak besar bagi industri game.
Trailer Perdana Ungkap Fitur dan Jadwal Rilis 2027
Bandai Namco merilis trailer perdana berdurasi hampir empat menit. Video tersebut memperlihatkan arah baru seri Xenoverse. Cuplikan itu juga mengonfirmasi jendela rilis pada tahun 2027.
Game ini akan hadir untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam. Pilihan platform tersebut menunjukkan fokus pada perangkat generasi terbaru. Hal itu membuka peluang peningkatan grafis dan performa.
Trailer menampilkan identitas utama seri yang tetap dipertahankan. Pemain masih bisa menciptakan karakter original sendiri. Sistem ini menjadi daya tarik besar sejak game pertama.
Karakter buatan pemain akan kembali terlibat dalam timeline Dragon Ball. Mereka dapat masuk ke berbagai peristiwa penting dari saga terkenal. Konsep itu memberi kebebasan bermain yang luas.
Dalam trailer, beberapa karakter custom terlihat bertarung di berbagai lokasi ikonik. Bandai Namco juga menampilkan voice acting bahasa Inggris. Bulma menjadi salah satu tokoh yang tampil cukup menonjol.
Jadwal rilis 2027 memberi waktu pengembangan yang cukup panjang. Ini menandakan proyek kemungkinan dibuat dengan skala ambisius. Penggemar kini menunggu detail gameplay lebih lengkap.
Karya Terakhir Akira Toriyama Hadir di Game Ini
Salah satu hal paling menarik adalah keterlibatan almarhum Akira Toriyama. Bandai Namco mengonfirmasi game ini memuat kontribusi terakhir sang kreator. Informasi tersebut memberi nilai emosional besar bagi penggemar.
Akira Toriyama wafat pada 2024 dan meninggalkan warisan besar. Dragon Ball menjadi salah satu karya paling berpengaruh di budaya pop global. Karena itu, sentuhan terakhir beliau sangat berarti.
Publisher menyebut game ini menghadirkan karakter original baru. Selain itu, ada elemen world building yang belum pernah diperlihatkan sebelumnya. Semua itu berasal dari kontribusi Toriyama selama pengembangan.
Pengembangan proyek disebut dimulai sejak akhir 2010-an. Artinya, Toriyama sempat memberi ide pada fase awal game. Hasil kerja tersebut kini diwujudkan dalam Xenoverse 3.
Keterlibatan langsung kreator asli sering menjadi nilai tambah penting. Hal itu membantu menjaga identitas dan nuansa khas Dragon Ball. Penggemar juga merasa proyek dibuat dengan penghormatan layak.
Bandai Namco belum merinci karakter baru tersebut. Namun informasi ini sudah cukup membangkitkan rasa penasaran. Banyak pemain menantikan kejutan besar pada rilis mendatang.
Wajah Lama Kembali Muncul dalam Cuplikan Awal
Meski fokus trailer ada pada karakter baru, beberapa tokoh lama tetap muncul. Kehadiran mereka memberi rasa akrab bagi pemain lama. Seri Xenoverse memang selalu memadukan elemen baru dan nostalgia.
Bulma tampil cukup dominan dalam trailer perdana. Ia tampak berperan penting dalam alur cerita awal. Kehadirannya masuk akal karena karakter ini sering terkait teknologi dan misi utama.
Piccolo juga sempat diperlihatkan secara singkat. Penampilannya hadir dalam adegan yang sengaja dibuat misterius. Hal itu memunculkan banyak teori dari komunitas.
Kemungkinan masih banyak karakter populer lain yang belum diumumkan. Bandai Namco tampaknya menyimpan kejutan untuk promosi berikutnya. Strategi ini umum dilakukan menjelang rilis besar.
Dragon Ball memiliki roster karakter sangat luas. Karena itu, ekspektasi pemain terhadap daftar karakter sangat tinggi. Xenoverse 3 diprediksi membawa pilihan lebih besar dari seri sebelumnya.
Keseimbangan antara tokoh klasik dan karakter baru akan menjadi kunci. Pendekatan itu bisa memuaskan pemain lama dan pendatang baru sekaligus.
“Baca Juga: Remake AC Black Flag Picu Proyek Baru Ubisoft”
Xenoverse 3 Lanjutkan Warisan Seri yang Panjang
Dragon Ball Xenoverse 3 hadir sepuluh tahun setelah Xenoverse 2. Seri sebelumnya dirilis pada Oktober 2016. Sejak saat itu, game tersebut bertahan sangat lama di pasar.
Umur panjang Xenoverse 2 didukung update konten rutin. Bandai Namco terus menambah karakter, mode, dan perbaikan kualitas hidup. Strategi itu membuat komunitas tetap aktif selama bertahun-tahun.
Tidak banyak game anime memiliki daya tahan seperti itu. Karena alasan tersebut, Xenoverse menjadi salah satu seri Dragon Ball paling konsisten. Reputasi ini menjadi modal kuat bagi sekuel baru.
Kini tantangan terbesar adalah membawa inovasi baru tanpa kehilangan identitas lama. Penggemar menginginkan peningkatan grafis, sistem tempur, dan konten online. Namun kebebasan membuat karakter tetap harus dipertahankan.
Jika Bandai Namco berhasil menyeimbangkan semua unsur itu, Xenoverse 3 berpotensi sukses besar. Dukungan nama Dragon Ball masih sangat kuat. Antusiasme awal pun sudah terlihat sejak pengumuman resmi.




Leave a Reply