Ditahan di Rutan Salemba, Ammar Zoni Akui Pakai Ganja

Ditahan di Rutan Salemba, Ammar Zoni Akui Pakai Ganja

Alko Magazine  Aktor Ammar Zoni menyampaikan pengakuan mengejutkan dalam sidang lanjutan kasus peredaran narkotika. Mantan suami Irish Bella itu mengaku pernah menggunakan ganja saat menjalani masa tahanan. Pengakuan tersebut disampaikan ketika jaksa penuntut umum menanyakan kondisi Ammar selama berada di rutan. Ammar menjelaskan bahwa dirinya ditempatkan dalam satu sel bersama tiga narapidana lain. Ia menyebut nama rekan satu selnya adalah Febri, Black, dan Jaya. Dari keempat orang tersebut, hanya Febri yang tidak terjerat kasus narkotika. Febri diketahui menjalani hukuman atas tindak pidana kriminal umum. Pengakuan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pemeriksaan di persidangan. Sidang tersebut bertujuan mengungkap aktivitas ilegal yang diduga terjadi di dalam rutan.

“Baca Juga: Dukung Aurelie, Hesti Purwadinata Dapat Ancaman”

Situasi Sel dan Aktivitas Harian di Rutan

Dalam persidangan, Ammar menjelaskan kondisi kesehariannya selama berada di dalam rutan. Ia mengaku tidak terlalu memperhatikan aktivitas rekan satu selnya. Ammar menyebut lebih sering menghabiskan waktu di luar sel untuk beribadah. Ia juga mengikuti kegiatan lain yang tersedia di dalam rutan. Menurutnya, salah satu rekan sel bernama Jaya kerap mengonsumsi ganja. Jaksa kemudian mendalami apakah Ammar mengetahui asal dan cara ganja tersebut digunakan di rutan. Menanggapi hal itu, Ammar menyatakan tidak terlalu peduli. Ia menegaskan fokusnya lebih pada kegiatan pribadi seperti pergi ke masjid. Pernyataan ini disampaikan Ammar untuk menjelaskan posisinya di lingkungan sel. Meski demikian, pengakuan berikutnya justru menjadi sorotan utama persidangan.

Ammar Zoni Akui Pernah Ditawari dan Menggunakan Ganja

Meski mengaku tidak peduli, Ammar tidak membantah pernah ditawari ganja oleh teman satu sel. Dalam kesaksiannya, ia bahkan mengakui sempat menggunakannya. Ammar menyebut penggunaan tersebut terjadi pada masa lalu. Ia menegaskan bahwa kebiasaan tersebut sudah ditinggalkan sejak lama. Ammar menyampaikan bahwa dirinya sudah lelah dengan masalah narkotika. Ia mengaku telah berhenti menggunakan ganja lebih dari satu tahun terakhir. Pernyataan ini disampaikan langsung di hadapan majelis hakim. Jaksa kemudian mempertegas pertanyaan terkait waktu dan lokasi penggunaan ganja tersebut. Fokus pemeriksaan diarahkan pada masa tahanan Ammar di Rutan Salemba. Pengakuan ini menjadi bagian krusial dalam pembuktian perkara yang sedang berjalan.

Kronologi Penggunaan Ganja Menurut Ammar Zoni

Ammar kemudian menjelaskan kronologi waktu penggunaan ganja tersebut. Ia menegaskan bahwa peristiwa itu terjadi jauh sebelum kasus yang sedang disidangkan. Menurut Ammar, penggunaan ganja berlangsung pada awal tahun 2023. Ia menyebut momen tersebut terjadi saat baru menjalani masa tahanan. Ammar menekankan bahwa penggunaan itu terjadi jauh sebelum pengungkapan kasus peredaran narkotika. Ia menyebut barang bukti dalam perkara saat ini ditemukan pada Januari 2025. Dengan demikian, menurutnya, penggunaan ganja di rutan tidak berkaitan langsung dengan kasus terbaru. Meski begitu, Ammar tetap mengakui secara terbuka bahwa ia pernah menggunakan ganja di Rutan Salemba. Pengakuan ini dicatat secara resmi dalam berita acara persidangan.

“Baca Juga: NVIDIA Next-Gen AI Server Pakai 1152 TB NAND”

Dakwaan Peredaran Narkotika dan Proses Hukum Berjalan

Ammar Zoni diketahui telah tiga kali tersandung kasus penyalahgunaan narkotika. Dalam perkara kali ini, ia didakwa terlibat jaringan peredaran narkoba di dalam rutan. Jaksa menilai Ammar bersama lima terdakwa lain berperan sebagai pemasok dan pengedar. Narkotika yang diedarkan diduga berupa sabu dan ganja. Selama proses hukum, Ammar dan para terdakwa sempat dipindahkan ke Lapas Nusakambangan dengan tingkat keamanan tinggi. Namun, atas permintaan hakim, para terdakwa dihadirkan langsung ke persidangan. Karena salah satu terdakwa sakit, hanya Ammar dan empat orang lain yang dipindahkan sementara. Mereka kini ditempatkan di Lapas Narkotika Jakarta untuk memudahkan proses persidangan. Jika tidak terjerat kasus ini, Ammar seharusnya berpeluang mengajukan pembebasan bersyarat tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *