Lenovo Legion Glasses Gen 3, Bawa Dunia AR ke Wajah Anda

Lenovo Legion Glasses Gen 3, Bawa Dunia AR ke Wajah Anda

Alko Magazine  Lenovo kembali menunjukkan ambisinya dalam teknologi augmented reality (AR) dengan meluncurkan Legion Glasses Gen 3. Kacamata pintar ini merupakan penerus dari Legion Glasses Gen 2 yang sebelumnya dikenalkan di CES 2025. Peluncuran kali ini dilakukan di Tiongkok dengan sejumlah peningkatan signifikan, khususnya pada kualitas visual dan performa perangkat. Salah satu fitur paling menonjol adalah peningkatan drastis pada tingkat kecerahan layar, yang kini mencapai 6.000 nits.

“Baca Juga: Printer 3D Bangun Sekolah Secara Cepat dan Efisien”

Layar Ultra-Cerah dan Visual yang Lebih Hidup

Dibanding generasi sebelumnya yang memiliki tingkat kecerahan 800 nits, peningkatan pada Legion Glasses Gen 3 sangat mencolok. Layar dengan kecerahan 6.000 nits memungkinkan pengguna untuk melihat tampilan dengan jelas meski di bawah cahaya terang atau penggunaan luar ruangan. Lenovo belum mengonfirmasi panel layar yang digunakan, namun besar kemungkinan mereka tetap menggunakan teknologi Micro-OLED, sama seperti versi sebelumnya.

Layar tersebut tetap mempertahankan refresh rate 120Hz serta color gamut DCI-P3 hingga 98%, yang berarti kualitas warna tetap tinggi dan gerakan tetap mulus. Ini sangat penting untuk pengguna yang gemar bermain game atau menikmati konten video beresolusi tinggi.

Fitur Konversi 2D ke 3D dan Dukungan Game AAA

Salah satu fitur unggulan lainnya dari Legion Glasses Gen 3 adalah teknologi konversi 2D ke 3D. Teknologi ini memungkinkan konten standar, seperti video atau game biasa, diubah tampilannya menjadi lebih imersif dalam format 3D saat ditampilkan lewat kacamata AR. Lenovo mengklaim bahwa fitur ini sudah kompatibel dengan banyak game AAA serta berbagai perangkat, termasuk konsol handheld.

Desain Ringan dan Audio Khusus yang Lebih Personal

Dalam hal desain, Legion Glasses Gen 3 kini lebih ringan dengan bobot hanya 63 gram, sedikit lebih ringan dari Gen 2 yang berbobot 65 gram. Ketebalan bingkai juga berkurang menjadi 18 mm, menjadikannya lebih ramping dan nyaman digunakan dalam waktu lama. Ukuran eyebox (ruang pandang optimal) juga diperluas menjadi 14×8 mm, memberikan Field of View (FoV) yang lebih luas.

Untuk sistem audio, kacamata ini mengusung konfigurasi baru bernama super linear dual-speaker. Speaker tersebut dirancang agar suara langsung diarahkan ke telinga pengguna, memungkinkan pengalaman audio yang lebih jernih dan privat.

“Baca Juga: Trump Umumkan Tarif Impor 32% untuk RI, Berlaku Mulai Agustus”

Harga dan Ketersediaan Global

Di Tiongkok, kacamata ini dirilis dengan nama Legion AR, namun Lenovo akan memasarkan produk ini secara global dengan nama Legion Glasses Gen 3. Perangkat ini dibanderol seharga 2.499 yuan, atau setara sekitar Rp5,6 juta. Dengan harga ini, Lenovo menargetkan pasar konsumen yang ingin mencoba pengalaman AR berkualitas tinggi dengan harga lebih terjangkau dibanding headset AR/Vision Pro.

Peluncuran Legion Glasses Gen 3 mempertegas posisi Lenovo sebagai pemain yang semakin serius dalam industri perangkat wearable AR. Jika Lenovo mampu membangun ekosistem konten yang kuat, produk ini berpotensi menjadi salah satu kacamata AR mainstream yang sukses secara global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *