Alko Magazine – Apple diperkirakan akan menggelar Apple Event dalam waktu dekat untuk memperkenalkan sejumlah produk terbarunya. Salah satu perangkat yang paling dinanti adalah Apple Vision Pro generasi baru, headset realitas campuran yang oleh Apple disebut sebagai perangkat spatial computing. Meski desainnya tidak banyak berubah, peningkatan performa menjadi fokus utama dari versi terbaru ini.
“Baca Juga: Nintendo Ekspansi ke Asia Tenggara, Buka Kantor di Singapura”
Dokumen FCC Ungkap Keberadaan Apple Vision Pro Baru
Informasi tentang perangkat ini pertama kali terungkap dari situs resmi Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat. FCC merupakan lembaga pemerintah yang mengatur sertifikasi perangkat elektronik dan komunikasi yang dijual di pasar AS.
Dalam dokumen sertifikasi, terlihat perangkat dengan nomor model A3416 yang diidentifikasi sebagai versi terbaru Apple Vision Pro. Dokumen itu mencakup hasil pengujian teknis seperti transmisi radio, SAR (Specific Absorption Rate), serta konektivitas WLAN.
Apple juga mengajukan permintaan kepada FCC agar sebagian informasi sertifikasi tidak dipublikasikan. Permintaan ini menunjukkan bahwa peluncuran perangkat masih dijaga kerahasiaannya, meskipun proses sertifikasi telah selesai.
Dukungan Koneksi Masih Terbatas pada Wi-Fi 6
Meski membawa peningkatan pada sisi kinerja, versi terbaru Apple Vision Pro ternyata masih menggunakan Wi-Fi 6. Perangkat ini belum mendukung teknologi Wi-Fi 6E atau pita frekuensi 6GHz yang menawarkan kecepatan dan stabilitas lebih tinggi.
Dalam konteks perangkat imersif seperti headset mixed reality, dukungan terhadap Wi-Fi 6GHz dianggap penting untuk kelancaran pengalaman pengguna. Namun Apple tampaknya memilih untuk mempertahankan dukungan konektivitas seperti pada generasi sebelumnya.
Chipset Ditingkatkan, Desain Tetap Sama
Beberapa sumber menyebut bahwa peningkatan utama Apple Vision Pro generasi baru ada pada penggunaan chip terbaru, yaitu Apple M5. Chip ini akan menggantikan chip M2 yang digunakan pada versi pertama dan menawarkan kinerja yang lebih tinggi untuk mendukung aplikasi berbasis augmented reality.
Meski terjadi perubahan di bagian dalam, desain fisik perangkat diyakini akan tetap serupa. Ukuran, bentuk, dan bobot Apple Vision Pro tidak mengalami perubahan signifikan, sehingga pengguna masih akan menemukan tampilan yang familiar.
“Baca Juga: Baterai Smart Ring Membengkak, Pengguna Alami Cedera Serius”
Vision Air Dijadwalkan Hadir Pada Tahun 2027
Selain Vision Pro versi baru, Apple juga dikabarkan sedang menyiapkan varian yang lebih terjangkau. Perangkat ini kemungkinan akan diberi nama Vision Air dan ditargetkan untuk segmen konsumen yang lebih luas. Menurut laporan dari Mark Gurman, Vision Air tidak akan diluncurkan sebelum tahun 2027. Versi ini kemungkinan besar akan memiliki spesifikasi dan fitur yang lebih sederhana, dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan versi Pro. Sementara itu, harga Apple Vision Pro generasi baru masih berada di kisaran 3.500 dolar AS atau sekitar 58 juta rupiah. Peluncuran perangkat ini diperkirakan akan berlangsung pada akhir tahun 2025.
Dengan peningkatan performa dan rencana ekspansi produk, Apple menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan ekosistem spatial computing untuk masa depan. Teknologi ini berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi dengan dunia digital secara lebih mendalam dan imersif.




Leave a Reply