Alko Magazine – Wuling BinguoEV mendapatkan pembaruan penting pada sistem pengisian daya listrik dengan mengganti colokan dari tipe GB/T menjadi CCS-2. Perubahan ini berlaku khusus untuk model yang dipasarkan di Thailand. Peralihan ke colokan CCS-2 dilakukan oleh distributor lokal untuk menyesuaikan dengan fasilitas pengisian umum yang tersedia di Negeri Gajah Putih. Model ini diproduksi secara rakitan lokal (SKD) di Thailand sebagai bagian dari strategi penetrasi pasar.
“Baca Juga: Nvidia Jadi Perusahaan Termahal Dunia Berkat Chip AI Terbaru”
Penyesuaian Standar Pengisian Sesuai Infrastruktur Lokal di Thailand
Distributor lokal EV Primus Co., Ltd., mengadopsi colokan CCS-2 karena ketersediaan dan kemudahan akses pengisian daya cepat di Thailand menggunakan standar ini. CEO Pittaya Thanadomrongsak menyatakan bahwa perubahan ini juga bertujuan menarik minat konsumen sekaligus memenuhi kebutuhan lokal. Meski berbeda dengan Indonesia yang menggunakan standar lain, adaptasi ini menunjukkan fleksibilitas Wuling dalam menghadapi berbagai regulasi dan infrastruktur pengisian. Selain itu, penggunaan colokan CCS-2 diharapkan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Thailand dan memberikan kemudahan layanan purna jual yang lebih baik bagi konsumen. Langkah ini juga menandai komitmen Wuling untuk menyesuaikan produknya dengan kondisi pasar regional.
Peningkatan Fitur dan Garansi Wuling BinguoEV untuk Pasar Thailand
Selain pembaruan colokan, Wuling BinguoEV versi Thailand mendapat sejumlah peningkatan, termasuk efisiensi, akselerasi, dan sistem pengisian daya. Produsen memberikan garansi selama tiga tahun atau 100 ribu kilometer. Khusus untuk baterai, garansi diberikan selama delapan tahun atau 120 ribu kilometer. Garansi seumur hidup juga tersedia untuk motor listrik dan sistem kontrol, meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk ini.
Spesifikasi dan Performa Wuling BinguoEV Versi Thailand
Wuling BinguoEV versi Thailand menawarkan jarak tempuh 333 kilometer dengan baterai berkapasitas 31,9 kWh. Motor listriknya memiliki tenaga 68 daya kuda dan torsi maksimum 150 Nm. Mobil ini mendukung pengisian daya cepat hingga 50 kW, mampu mengisi baterai dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu 35 menit. Harga mobil ini mulai dari 399 ribu baht atau sekitar Rp 199 jutaan, dan sudah mulai dikirimkan sejak Juni 2025.
“Baca Juga: Vision Pro Segera Dilengkapi Fitur Anti Mabuk dari Apple”
Peluang dan Tantangan Wuling BinguoEV di Pasar Indonesia dan Regional
Di Indonesia, Wuling baru menyediakan colokan CCS-2 pada model Cloud EV, yang memudahkan pengisian di fasilitas umum. Dengan adaptasi colokan CCS-2 di Thailand, muncul pertanyaan apakah Wuling Motors Indonesia akan mengikuti jejak ini. Penyesuaian teknologi ini bisa menjadi peluang memperluas pasar BEV di kawasan Asia Tenggara, mengingat perkembangan infrastruktur pengisian yang semakin pesat. Namun, tantangan terbesar tetap berada pada kesiapan infrastruktur dan preferensi konsumen lokal.




Leave a Reply