Hyundai Recall 51 Ribu Tucson Akibat Masalah Keselamatan

Hyundai Recall 51 Ribu Tucson Akibat Masalah Keselamatan

Alko Magazine  Hyundai Motor Corporation mengumumkan program recall untuk model SUV Tucson secara global. Recall ini dilakukan setelah ditemukan potensi risiko kebakaran pada puluhan ribu unit kendaraan. Masalah tersebut berkaitan dengan sistem derek atau towing yang digunakan untuk menarik trailer. Informasi ini disampaikan Hyundai dan dikutip dari laporan The Drive. Total kendaraan yang terdampak mencapai lebih dari 51 ribu unit dengan rentang tahun produksi 2022 hingga 2024. Langkah recall diambil sebagai bentuk pencegahan guna menjaga keselamatan konsumen dan memastikan standar kualitas kendaraan tetap terpenuhi.

“Baca Juga: Pelaku Perampokan Rumah Nana Gugat dengan Tuduhan Serius”

Masalah Sistem Towing Jadi Fokus Utama Recall

Masalah utama yang memicu recall ini terletak pada sistem kelistrikan towing. Hyundai menjelaskan bahwa tata letak dan penyusunan kabel penghubung antara kendaraan dan trailer tidak memiliki perlindungan yang memadai. Kondisi tersebut memungkinkan air masuk ke dalam modul kontrol kelistrikan. Ketika air menyusup, risiko korsleting listrik dapat terjadi. Korsleting ini berpotensi memicu panas berlebih yang berujung pada kebakaran. Sistem towing biasanya digunakan untuk kebutuhan camping atau menarik beban tambahan, sehingga masalah ini menjadi perhatian serius bagi pengguna yang memanfaatkan fitur tersebut.

Penjelasan Hyundai soal Risiko Korsleting dan Pengapian

Dalam laporan resminya, Hyundai menjelaskan dampak teknis dari masuknya air ke modul kontrol. Perusahaan menyebutkan bahwa kondisi tersebut dapat menyebabkan lampu rem trailer tidak berfungsi. Pada kasus tertentu yang jarang terjadi, air juga bisa memicu panas berlebih pada modul. Panas tersebut berpotensi menyebabkan peleburan komponen. Dalam kondisi terisolasi, peleburan ini dapat menciptakan pengapian. Penjelasan ini menunjukkan bahwa risiko kebakaran bukan berasal dari mesin utama kendaraan, melainkan dari sistem pendukung towing yang bermasalah.

Data Laporan Insiden di Amerika Utara

Hyundai mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima tiga laporan kebakaran di Amerika Serikat. Selain itu, terdapat 287 laporan lain yang masuk dalam periode 8 Juni 2022 hingga 10 November 2025. Mayoritas pemilik kendaraan menduga masalah tersebut bersumber dari modul kelistrikan trailer. Meski demikian, Hyundai menegaskan bahwa tidak ada laporan kecelakaan maupun cedera akibat insiden tersebut di Amerika Serikat atau Kanada. Informasi ini menegaskan bahwa recall dilakukan sebagai langkah preventif, bukan reaksi terhadap korban jiwa atau kecelakaan besar.

“Baca Juga: Oppo Watch S Resmi Hadir, Usung Layar 3000 Nits”

Dampak Recall untuk Konsumen Termasuk di Indonesia

Saat ini, Hyundai tengah mempersiapkan langkah perbaikan bagi kendaraan konsumen yang terdampak. Informasi lanjutan terkait teknis perbaikan dijadwalkan akan diumumkan paling cepat pada Februari 2026. Selama masa menunggu tersebut, Hyundai mengimbau para pemilik Tucson agar memarkir kendaraan di area terbuka atau di luar gedung. Imbauan ini bertujuan meminimalkan risiko apabila terjadi masalah kelistrikan. Model Tucson yang terdampak merupakan generasi keempat. Di Indonesia, generasi ini telah dipasarkan sejak November 2024. Namun, Hyundai belum merinci apakah unit yang dijual di Indonesia memiliki fitur trailer mode yang sama. Konsumen disarankan untuk mengikuti informasi resmi dari Hyundai dan jaringan diler terkait perkembangan recall ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *